it may be a cheesy talk for you, but I mean it.

Teruntuk kamu yang namanya terselip dalam doa.

Aku gatau apa rencana-Nya dibalik pertemuan ini, tapi pastinya akan selalu ada alasan dan aku gamau terburu-buru ingin tahu. alasannya klasik, aku cuma takut semuanya berubah. klasik kan? tapi aku serius.

inginnya.. sebelum kamu tau orang itu adalah kamu, aku ingin memantaskan diri terlebih dahulu karena aku merasa kamu pantas dapat yang terbaik, bukan aku yang masih seperti ini. kalau pun kamu bukan orang yang dipilih oleh-Nya buatku, setidaknya kalau aku sudah sedikit lebih pantas buat kamu, aku bisa mengakuinya. 

bukannya gak mau jujur, tapi ini tentang "will it still remain the same or not (like it never hit you), will it make you confuse or will you take a step back?" kalau kamu tau. iya, ada konsekuensi yang harus siap aku tanggung kalau kamu tau akan hal ini sekarang. dan aku belum siap akan hal itu. kalau jawabannya adalah yang pertama, aku masih bisa menerimannya. tapi setidaknya beri aku jawaban yang pasti dan biarkan aku yang mengurus sisanya. kalau yang kedua, aku takut bakal canggung jatuhnya dan malah jadi ke jawaban nomor tiga. *sigh

niat ku sebelumnya adalah tetap diam dan biarkan Dia yang mengatakannya kepadamu— yang dengan entah bagaimana caranya (hanya Dia yang tau). tetapi sepertinya kamu sudah tau sekarang. atau... kamu baru menyadarinya ketika membaca ini?

tenang saja, aku tidak akan menuntut banyak hal, justru aku ingin kamu fokus pada dirimu dahulu. tentang kebahagianmu dan orang terdekatmu. lakukan saja dulu hal terbaik apa yang ingin kau lakukan, aku mendukungmu. lagipula aku juga ingin melakukan hal itu. bukan karena aku tak cukup menyimpan rasa kepadamu, bukan. tapi karena aku percaya pada-Nya, karena Dia tau mana yang terbaik untuk kita— kamu dan aku.

and if in the end there's no 'us'.. itu berarti ada orang lain yang lebih sering menyebutmu dalam doanya. tidak apa aku yakin aku bisa ikhlas.. lagipula itu berarti aku juga akan mendapatkan yang sama bukan? karena Dia Mahaadil. But if you asked me about it rn.. my answer is I hope that we walk on the same path atau paling tidak, ada titik temu yang pada akhirnya dapat bisa membuat kita berjalan beriringan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Besaran dan Satuan