Love You Komugi Obasan
Sakurako Seiko seorang gadis remaja yang sangat ceria, sekarang ia terlihat begitu sedih karena sebentar lagi hari ibu. ia teringat akan kenangannya bersama kedua orangtuanya. kedua orangtuanya meninggal karena kecelakaan
"besok hari ibu ya?" tersenyum pasi
Seiko terpaku menatap bintang dengan pandangan penuh harap. itu kebiasaan Seiko saat ia teringat akan kedua orangtuanya. sekarang Seiko tinggal di rumah bibi Komugi, di kota Hokkaido
sambil menatap langit yang bertaburan bintang ia mengajukan sebuah permohonan yang sangat sederhana
'bintaaang.. tolong sampaikan salam ku untuk mama dan papa.. sampaikan bahwa aku baik-baik saja di sini bersama adik-adik tercinta dan bibi komugi..'
"Seiko.. ayo masuk, nanti kamu sakit. sudah malam..ayo kamu tidur" membuyarkan lamunan Seiko
"ah..iya bi" menutup jendela nya. bintang malam di langit Hokkaido sangatlah indah..dengan udaranya yang sangat sejuk membuat Seiko sangaaat menyukai tempat itu. dan disanalah Seiko mendapat keluarga barunya, orang-orang yang sangaaat menyayangi dirinya.
Akane Ando (Akane~san) teman sekelas Seiko, mereka berdua temang sekelas dan teman sebangku. mereka memang memiliki sikap yang berbeda tetapi mereka berdua sangaat dekat sebagai sahabat.
Fujiwara Sensei "Ohayō *selamat pagi*, pelajaran kali ini kita akan membuat Oshibana. bahan-bahannya sudah ada di depan kelas. sebetulnya proses pembuatannya panjang. tapi karena khusus kali ini kita akan membuatnya dgn proses cepat. nanti lain waktu kita buat dari awal. dan.. 4 orang/kelompok."
semua anak sibuk menentukan kelompok. beberapa kelompok sudah mulai mengambil bahan-bahan yang ingin di pakai untuk Oshibana itu. Seiko, sekelompok dengan teman sebangku nya, Akane~san. lalu dia juga sekelompok dengan kedua orang yang duduk di depan meja nya, sang ketua kelas Tatsuya Fujisawa (bukan anak dari ibu Fujiwara yah) dan teman sebangkunya Kitano Akira. yang mengambil bahan kedepan kelas adalah Akane~san dan Tatsuya~kun. Seiko dan Akira~kun hanya merapikan meja agar terdapat ruang untuk mereka mengerjakan Oshibana.
Seiko dan kelompoknya mulai membuat oshibana. Fujiwara~sensei adalah seorang guru yang sangaaat penyabar soalnya untuk membuat Oshibana itu harus hati-hati selain karena bahannya rapuh, kita juga harus sangaat kreatif.. hehe Fujisawa~sensei menunjukkan kepada kami hasil oshibana buatanya.. waaah..sangaaat indaah.. Seiko jadi semakin tertarik untuk membuatnya sebagus mungkin. :D

(sumber: http://www.google.com )
"ok jahimemashou" ucap Seiko.. *OK, mari mulai!!*
kata Fujiwara~sensei, Oshibana ini akan di tampilkan dalam acara sekolah untuk menyambut tamu dari salah satu sekolah di tokyo, yaitu Meio's school dan juga untuk kegiatan hari ibu di sekolah.
^_^ ... ^_^
"selesaaai......!!!" teriak Akane~san
"huuft...susah juga membuat Oshibana, udah banyak yang terbang, banyak yang robek lagi bunganya.. hahaha" ucap Akira~kun
"Akira...membuat Oshibana tidak sesulit membuat Ikebana.." jelas Tatsuya~kun
"iyaa..iyaa..ketua kelas!!" timpal Akira~kun
Akira dan Tatsuya~kun selalu saja bertengkar. tapi mereka berdua itu ternyata berteman lho...teman masa kecil. Seiko berniat ingin meminta bahan pembuatan Oshibana kepada Fujiwara~sensei karena dia ingiin sekali menghadiahkan bibi Komugi sebuah Oshibana saat perayaan hari ibu tiba. Seiko ingin mengucapkan banyaak terimakasih kepada bibi Komugi. sebab bila tidak bertemu bibi Komugi Seiko tak akan tau nasib nya seperti apa sekarang.
'Arigatogozaimashita Komugi obasan :D' ucap Seiko dalam hatinya sambil tersenyum *terimakasih bibi Komugi*
saat istirahat, Seiko tidak pergi ke kantin sekolah. ia lebih memilih untuk tinggal di kelas dan menyelesaikan Oshibana miliknya yang rencananya akan ia berikan kepada Komugi obasan. saat ia sedang membuat oshibana di kelas, Kirei menghampiri Seiko. Kirei adalah teman sekelas Seiko yang sangaat tidak menyukai Seiko, karena menurutnya Seiko adalah anak yang sangat menyebalkan.
"Seiko...sedang apa kamu disini?! sebaiknya kamu keluar.. nanti barang-barang disini ada yang hilang lagi.." ucap nya
Seiko berusaha untuk tidak mempedulikannya dan tetap terpaku dengan Oshibana untuk bibi Komugi. tapi tetap saja Kirei mengganggu Seiko dan berhasil membuat Seiko berpaling dari oshibana miliknya.
"Seiko.. are wa nan desu ka?" *Seiko, apa itu?*
"oshibana" jawab Seiko
"kamu ingin membuat itu untuk ibumu? memang kamu punya ibu? atau sudah punya ibu baru?" ucap Kirei.
Kirei selalu saja bisa membuat Seiko kesal. karena kesal akhirnya Seiko meninggalkan Kirei begitu saja dan pergi ke perpustakaan. sebelum ke perpustakaan ia menuju loker penyimpanan miliknya untuk meletakkan oshibana itu. di perpustakaan ia tidak menemukan sesuatu yang berarti sehingga ia memutuskan untuk ke taman sebelum akhirnya bel berdering nyaring menandakan bahwa jam isitrahat usai.
pelajaran berlangsung seperti biasanya. Kirei memperhatikan Seiko dengan tatapan sinis karena ia tidak terima dengan perlakuan Seiko. Seiko yang melihatnya hanya tersenyum kepada Kirei. Seiko tau bahwa Kirei itu orang yang baik. hanya saja ia memang agak sedikit menyebalkan. Seiko sendiri pun seorang yang pemafaat dan periang. tapi ia juga manusia yang bisa marah dan bersedih.
bel berdering nyariing..pelajaran telah usai.. anak-anak Seika gakkuen berhamburan keluar kelas menuju rumah masing-masing
"Watashi ga kaette kita...!!" *aku pulang...!!*
"Seiko Oneesan..!! anata... anata wa watashi o tasukeru koto ga dekiru?? Seiko Oneechan?" *ka Seiko..!! kamu..kamu bisa membantu aku, ka seiko? (kira-kira seperti itu maaf klo salah)* pinta Daichi.
"Hai.." *iyaa/baik*
"arigatōgozaimashita Seiko oneechan"
Seiko sangat dekat dengan Daichi. meskipun Seiko bukan kaka tertua disana, tapi banyak adik-adik yang lain yang juga dekat Seiko. mungkin karena nasib Seiko dan Daichi sama, yaitu harus ditinggal orangtuanya pada saat usia mereka masih sangat belia membuat Daichi merasa nyaman berada dekat dengan Seiko. Seiko memberitahukan rencanya untuk membuat kejutan bersama Ichijo Nakamura (kaka tertua disana). Ichijo setuju dan..akhirnya ia bersama dengan adik-adik lainnya mencari bunga yang indah dan membeli sebuah kado untuk bibi komugi secara diam-diam.
Hari ini tiba, hari dimana Meio's school akan berkunjung ke Seika gakkuen. guru-guru ke ruang multimedia. kegiatan berlangsung seperti biasanya. hanya kegiatan ekstrakulikuler. Akane dan Seiko mengikuti kelas memasak. Akira dan Tatsuya mengikuti ekskul futsal sedangkan Kirei dan teman-temannya mengikuti ekskul cheers. bahkan ada beberapa anak yang membolos dari kegiatan ekskulnya dan mampir ke kantin fujita.
"youkoso, Seiko..." *selamat datang* ucap akane~san
"Hi..Akane~san, owh iya perayaan hari ibu besok ibumu akan datang?"
"entahlah..ibu selalu tidak ada waktu untukku. Seiko..bisa kita ganti topik?" pinta Akane.
hubungan Akane dan ibunya memang sedikit tidak harmonis. karena ibunya selalu berada di kantor dan tak pernah ada waktu untuknya, Akane merasa bahwa ibunya tidak peduli dan sayang lagi padanya. jadi terkadang dia bertemu dengan ayahnya secara diam-diam. itu karena ibunya sudah bercerai dengan ayah akane~san dan hak asuh Akane ada di tangan ibunya sehingga ibunya melarang Akane untuk bertemu dengan ayahnya.
"hemm..akane.. sebelum ke kelas memasak. tunggu sebentar ya? aku ingin menyelesaikan oshibanaku"
"iyaa..tenang saja. owh iyaa.bagaimana kalau kamu memberikan kue untuk bibi komugi?"
"iyaa..aku memang berniat ingin memberikan kue untuk bibi komugi"
"lalu..kue apa yang ingin kau berikan untuk bibi komugi?"
"hemm..strawberry shortcake ?"
"yang benar saja...? kamu ingin memberikan kue itu kepada bibi komugi?"
"hehe..itu karena bibi menyukai strawberry.."
saat sedang asyik mengerjakan oshibana dan mengobrol datang akira ke dalam kelas
"Ohayō...Seiko-chaaaan!!! dan Akane~san" sapa Akira-kun.
"owh iyaa...Akira, kenapa kamu tidak ke lapangan? bukankah ada latihan futsal?" akane heran
"memang ada latihan futsal.."jawabnya ringan
"terus..kenapa kamu disini? sudah cepat sanaa...nanti kamu telat akira-kun" perintah seiko
"baik..baik..owh iya, seiko itu kamu bikin baru?"
"tidaaak..."
"owh iyaa..aku duluan ya!!" pergi membawa 2 tas. salah satunya milik tatsuya
"iyaa...dadaaah" jawab seiko dan akane hampir bersamaan.
acara kunjungan berjalan sangat lancar. tinggal acara besok. semoga berjalan lancar juga sesuai rencana para guru dan murid-murid di seika gakkuen. Seiko pun sudah menyelesaikan oshibananya. dan ia juga sudah tau ingin membuatkan kue apa untuk bibi komugi. dan dirumah puun..ia juga sudah memiliki rencana sederhana yang sangaat indah untuk bibi tercintanya, bibi komugi
"Ichijo oneechan..bagaimana ini? apa kita bisa melakukannya untuk besok? aku takuut jika gagal.." ucap seiko, nampak nada khawatir
"tenang saja..aku sudah mempersiapkannya adik manis.. kamu cukup melakukan yang terbaik di sekolah. di sini biar kami yang urus..ya kan adik adik??" ichijo berusaha menenangkan seiko
"iyaa..Seiko oneesan. oneesan bisa percaya sama daichi.. "
"terimakasiih semuaaa...."
"sudaaah lebih baik kalian semua kembali ke kamar. sebelum bibi tau.. lagi pula ini sudah larut malam"
semua anak kembali ke kamarnya. bagitupun Seiko. saat tiba di kamar Seiko kembali melakukan 'ritual' kebiasaannya yaitu 'berbicara' dengan bintang malam yang bersinar sangaat terang
"bintang... akuu senang sekali aku masih mempunyai mereka yang menyayangiku.. akuu masih bisa merasakan sebuah kasih sayang dari mereka.. dari orang-orang yang bernasib sama seperti ku.. bintang... aku mohon bahagiakan kabarkanlah kebahagiaanku ini kepada mama.. dan sampaikanlah salam rindu ku padanya.."
ada setitik air mata di pelupuk matanya.. ya, Seiko menangis. nampaknya ia sangaaat merindukan orang tuanya. namuun..ia juga bahagia karena masih bisa memiliki 'keluarga' disini..di hokkaido bersama bibi komugi dan adik-adik serta kaka tercintanya. ia sangat bersyukur kepada Tuhan karena masih memberikan kebahagian yang tak terhingga sampai saat ini. ia yakin, Tuhan pasti sangaat menyayangi dirinya.
"Seiko....waah indah sekali strawberry shortcake buatan mu.." ucap Ishida
"terimakasiih...."
"Seiko.. jam berapa bibi komugi datang kemari?" tanya akane
"jam 10.. sebentar lagi.."
"enak yaa...kamu memiliki bibi komugi. yang rela datang kemari demi kamu..sedang ibuku.. aah sudahlah lupakan saja. owh iyaa..kapan kamu akan memberikan kue dan oshibana mu?"
"aku pulang.. saat bibi sampai bibi akan mengabarkanku. dan aku ingin memberikannya waktu kami pulang bersama.."
"owh...semoga rencana mu berjalan lancar ya seiko..."
"terimakasiih akane~chan....." seiko memeluk akane
tak lama kemudian, handphone seiko bergertar. sms masuk....! saat seiko melihat layarnya, tertera tulisan -komugi obasan- Seiko langsung membukanya dan membacanya
seiko tersenyum membacanya. segera ia memekan tombol replay dan membalas sms bibi komugi
setelah itu seiko mengirimnya. dan tak lama kemudian,ada balasan dari bibi komugi
setelah membaca itu, seiko memutuskan untuk meninggalkan kelas memasak. dan pergi ke kanti fujita untuk membeli bungkusan. kue nya ia titipkan kepada akane~san yang dengan senang hati menerima permintaan titipan darinya.
Akane membantu seiko membungkus kuenya dan memberikan pita cantik. serta menyematkan sebuahkartu ucapan di bungkusannya.
ada sms lagi dari bibi komugi... Seiko langsung pamit dan pergi menuju ruang multimedia. akane yang melihatnya hanya tersenyum melihat tingkah sahabatnya itu..
"maaf obasan, aku pasti lama.. maaf sudah membuat bibi menunggu lama.." sambil tersenggal-senggal mengambil nafas
"tidak Seiko... tidak apa-apa Bibi tidak lama menunggu"
sejenak keadaan hening, lalu seiko meminta untuk pulang bersama bibi komugi
"hemmm.. emmm..." ragu... 'uh kenapa sulit untuk berbicara?' dalam hatinya seiko menyesali hal itu
"ada apa seiko? owh iyaa puisi buatan mu yang di bacakan oleh anak tadi sangaaat indah. bibi sampai menangis mendengarnya.." sembari memeluk seiko
lagi-lagi setitik air mata keluar dari pelupuk matanya.. seiko menangis dalam pelukan bibi komugi. bibi komugi menyadari hal itu dan bertanya pada seiko
"seiko...ada apa? mengapa kamu menangis sayang?"
"hiks...hiks.. tidak apa-apa obasan, aku....akuu hanya sangaat senang mempunyai 'ibu' seperti bibi.. aku senang bisa bertemu dengan orang seperti bibi yang mau bersusah payah mengurus kami semuaa... menggantikan peran orangtua kami.. hiks..hiks.." sambil menangis tersedu-sedu mencoba tetap berbicara pada bibi komugi.
"tidak apa-apa..bibi melakukan hal ini karena bibi mencintai hal ini.."
"hemm... bibi ini untuk bibi, mungkin ini tidak ada apa-apanya di banding barang berharga lainnya. tapi aku harap bibi bisa menyimpan ini baik-baik.. " sambil menunjukkan sebuah bingkisan yang terbungkus rapi dengan pita pink. sekeras mungkin seiko tersenyum dan itu semakin membuat matanya 'menghilang'
"daaan..ini kue pesanan bibi.. maaf kalau rasanya tidak sesuai yang bibi harapkan.. tapii aku berusaha membuat nya sebaik mungkin.. mari nanti kita makan sama-sama di panti ya?" pinta seiko
bibi komugi hanya tersenyum melihat seiko.. dan mengiyakan semua permintaannya. mereka pulang bersama-dalam perjalanan pulang. seiko menceritakan semuaa tentang proses pembuatan strawberry shortcake nya. dan bibi komugi pun ikut tertawa mendengar celoteh 'anak' kesayangannya.
sesampainya di panti asuhan, bibi komugi tekejut dengan kejutan yang di siap kan anak-anak panti yang lain... hingga bibi komugi menangis melihat mereka semua.
"selamaaat hari ibu.....komugi obasan!!!" teriak anak-anak panti saat bibi komugi sampai di depan gerbang.
"obasaaaan.....daichi sangaaaat sayang dengan obasan... terimakasih sudah mau merawat daichi....." ucapnya dengan senyum di wajahnya. bibi komugi semakin terharu dan menangis mendengar pernyataan daichi
selanjutnya semua anak memeluk bibi komugi dan mengucapkan "selamat hari ibu komugi obasan.." dan mereka pun mengucapkan rasa terimakasihnya masing-masing kepada bibi komugi.
seiko sendiri.. mengucapkannya lagi. meski ia tau...ia sudah mengucapkan semuuuuaaaa nya dalam kartu itu. tapi ia juga ingin mengucapkannya langsung.
setelah kejutan kecil itu selesai, Seiko mengeluarkan puding dari dalam tasnya yang sengaja ia buat untuk anak-anak lain di panti dan memakannya bersama. sementara mereka semua menyantap puding dari seiko. bibi komugi izin ke kamarnya dan membuka semua bungkusan. bibi komugi tidak pernah menyangka akan mendapatkan hari ibu terindah dalam hidupnya. bibi komugi sengaja membuka bungkusan seiko dengan urutan yang terakhir. bibi komugi semakin terharu dengan ini semua..khususnya saat membaca sebuah surat dari seiko
saat bibi komugi selesai membaca surat itu...bibi komugi tak dapat menahan butiran-butiran air matanya yang memaksa untuk keluar. tanpa bisa di cegah, air mata itu jatuuh membasahi pipinya yang semakin mengeriput karena usia.bibi komugi tau bahwa seiko dan yang lain juga pasti sangaaat menyayangi dirinya. tapii..dia tidak pernah berfikir kalau cinta mereka kepadanya begituuu besar dan tak dapat di ungkapkan dengan kata-kata.
bibi komugi sangaat berterimakasih kepada Tuhan karena telah mengijinkannya mengenal anak-anak itu...anak-anak istimewa.
sejat saat itu cinta dan kasih sayang dari bibi komugi kepada anak-anak istimewa itu semakin membesar melebihi cinta kepada dirinya sendiri.
huaaaa....bagaimana ini? haha XD aneeh? [jawab:ia] hiksuuuh...tadinya ini mau pas bangeet di posting pas hari ibu..eh taunya baru beres sekarang.. huaaa..gomenasai.. -____-"
owh iyaa..komentarnya boleh dongs? haha
owh iyaa satu lagii OBASAN: ada yang bilang itu nenek, ada yang bilang itu bibi.. jadi aku bingung make yang mana, tapi yang aku pake bibi aja deh hehe silahkan cari di google
arigatogozaimashita anata Kore o yonde moraitai
"besok hari ibu ya?" tersenyum pasi
Seiko terpaku menatap bintang dengan pandangan penuh harap. itu kebiasaan Seiko saat ia teringat akan kedua orangtuanya. sekarang Seiko tinggal di rumah bibi Komugi, di kota Hokkaido

sambil menatap langit yang bertaburan bintang ia mengajukan sebuah permohonan yang sangat sederhana
'bintaaang.. tolong sampaikan salam ku untuk mama dan papa.. sampaikan bahwa aku baik-baik saja di sini bersama adik-adik tercinta dan bibi komugi..'
"Seiko.. ayo masuk, nanti kamu sakit. sudah malam..ayo kamu tidur" membuyarkan lamunan Seiko
"ah..iya bi" menutup jendela nya. bintang malam di langit Hokkaido sangatlah indah..dengan udaranya yang sangat sejuk membuat Seiko sangaaat menyukai tempat itu. dan disanalah Seiko mendapat keluarga barunya, orang-orang yang sangaaat menyayangi dirinya.
^_^ ... ^_^
Akane Ando (Akane~san) teman sekelas Seiko, mereka berdua temang sekelas dan teman sebangku. mereka memang memiliki sikap yang berbeda tetapi mereka berdua sangaat dekat sebagai sahabat.
Fujiwara Sensei "Ohayō *selamat pagi*, pelajaran kali ini kita akan membuat Oshibana. bahan-bahannya sudah ada di depan kelas. sebetulnya proses pembuatannya panjang. tapi karena khusus kali ini kita akan membuatnya dgn proses cepat. nanti lain waktu kita buat dari awal. dan.. 4 orang/kelompok."
semua anak sibuk menentukan kelompok. beberapa kelompok sudah mulai mengambil bahan-bahan yang ingin di pakai untuk Oshibana itu. Seiko, sekelompok dengan teman sebangku nya, Akane~san. lalu dia juga sekelompok dengan kedua orang yang duduk di depan meja nya, sang ketua kelas Tatsuya Fujisawa (bukan anak dari ibu Fujiwara yah) dan teman sebangkunya Kitano Akira. yang mengambil bahan kedepan kelas adalah Akane~san dan Tatsuya~kun. Seiko dan Akira~kun hanya merapikan meja agar terdapat ruang untuk mereka mengerjakan Oshibana.
Seiko dan kelompoknya mulai membuat oshibana. Fujiwara~sensei adalah seorang guru yang sangaaat penyabar soalnya untuk membuat Oshibana itu harus hati-hati selain karena bahannya rapuh, kita juga harus sangaat kreatif.. hehe Fujisawa~sensei menunjukkan kepada kami hasil oshibana buatanya.. waaah..sangaaat indaah.. Seiko jadi semakin tertarik untuk membuatnya sebagus mungkin. :D
(sumber: http://www.google.com )
"ok jahimemashou" ucap Seiko.. *OK, mari mulai!!*
kata Fujiwara~sensei, Oshibana ini akan di tampilkan dalam acara sekolah untuk menyambut tamu dari salah satu sekolah di tokyo, yaitu Meio's school dan juga untuk kegiatan hari ibu di sekolah.
^_^ ... ^_^
"selesaaai......!!!" teriak Akane~san
"huuft...susah juga membuat Oshibana, udah banyak yang terbang, banyak yang robek lagi bunganya.. hahaha" ucap Akira~kun
"Akira...membuat Oshibana tidak sesulit membuat Ikebana.." jelas Tatsuya~kun
"iyaa..iyaa..ketua kelas!!" timpal Akira~kun
Akira dan Tatsuya~kun selalu saja bertengkar. tapi mereka berdua itu ternyata berteman lho...teman masa kecil. Seiko berniat ingin meminta bahan pembuatan Oshibana kepada Fujiwara~sensei karena dia ingiin sekali menghadiahkan bibi Komugi sebuah Oshibana saat perayaan hari ibu tiba. Seiko ingin mengucapkan banyaak terimakasih kepada bibi Komugi. sebab bila tidak bertemu bibi Komugi Seiko tak akan tau nasib nya seperti apa sekarang.
'Arigatogozaimashita Komugi obasan :D' ucap Seiko dalam hatinya sambil tersenyum *terimakasih bibi Komugi*
^_^ ... ^_^
saat istirahat, Seiko tidak pergi ke kantin sekolah. ia lebih memilih untuk tinggal di kelas dan menyelesaikan Oshibana miliknya yang rencananya akan ia berikan kepada Komugi obasan. saat ia sedang membuat oshibana di kelas, Kirei menghampiri Seiko. Kirei adalah teman sekelas Seiko yang sangaat tidak menyukai Seiko, karena menurutnya Seiko adalah anak yang sangat menyebalkan.
"Seiko...sedang apa kamu disini?! sebaiknya kamu keluar.. nanti barang-barang disini ada yang hilang lagi.." ucap nya
Seiko berusaha untuk tidak mempedulikannya dan tetap terpaku dengan Oshibana untuk bibi Komugi. tapi tetap saja Kirei mengganggu Seiko dan berhasil membuat Seiko berpaling dari oshibana miliknya.
"Seiko.. are wa nan desu ka?" *Seiko, apa itu?*
"oshibana" jawab Seiko
"kamu ingin membuat itu untuk ibumu? memang kamu punya ibu? atau sudah punya ibu baru?" ucap Kirei.
Kirei selalu saja bisa membuat Seiko kesal. karena kesal akhirnya Seiko meninggalkan Kirei begitu saja dan pergi ke perpustakaan. sebelum ke perpustakaan ia menuju loker penyimpanan miliknya untuk meletakkan oshibana itu. di perpustakaan ia tidak menemukan sesuatu yang berarti sehingga ia memutuskan untuk ke taman sebelum akhirnya bel berdering nyaring menandakan bahwa jam isitrahat usai.
^_^ ... ^_^
pelajaran berlangsung seperti biasanya. Kirei memperhatikan Seiko dengan tatapan sinis karena ia tidak terima dengan perlakuan Seiko. Seiko yang melihatnya hanya tersenyum kepada Kirei. Seiko tau bahwa Kirei itu orang yang baik. hanya saja ia memang agak sedikit menyebalkan. Seiko sendiri pun seorang yang pemafaat dan periang. tapi ia juga manusia yang bisa marah dan bersedih.
bel berdering nyariing..pelajaran telah usai.. anak-anak Seika gakkuen berhamburan keluar kelas menuju rumah masing-masing
^_^ ... ^_^
"Watashi ga kaette kita...!!" *aku pulang...!!*
"Seiko Oneesan..!! anata... anata wa watashi o tasukeru koto ga dekiru?? Seiko Oneechan?" *ka Seiko..!! kamu..kamu bisa membantu aku, ka seiko? (kira-kira seperti itu maaf klo salah)* pinta Daichi.
"Hai.." *iyaa/baik*
"arigatōgozaimashita Seiko oneechan"
Seiko sangat dekat dengan Daichi. meskipun Seiko bukan kaka tertua disana, tapi banyak adik-adik yang lain yang juga dekat Seiko. mungkin karena nasib Seiko dan Daichi sama, yaitu harus ditinggal orangtuanya pada saat usia mereka masih sangat belia membuat Daichi merasa nyaman berada dekat dengan Seiko. Seiko memberitahukan rencanya untuk membuat kejutan bersama Ichijo Nakamura (kaka tertua disana). Ichijo setuju dan..akhirnya ia bersama dengan adik-adik lainnya mencari bunga yang indah dan membeli sebuah kado untuk bibi komugi secara diam-diam.
^_^ ... ^_^
Hari ini tiba, hari dimana Meio's school akan berkunjung ke Seika gakkuen. guru-guru ke ruang multimedia. kegiatan berlangsung seperti biasanya. hanya kegiatan ekstrakulikuler. Akane dan Seiko mengikuti kelas memasak. Akira dan Tatsuya mengikuti ekskul futsal sedangkan Kirei dan teman-temannya mengikuti ekskul cheers. bahkan ada beberapa anak yang membolos dari kegiatan ekskulnya dan mampir ke kantin fujita.
"youkoso, Seiko..." *selamat datang* ucap akane~san
"Hi..Akane~san, owh iya perayaan hari ibu besok ibumu akan datang?"
"entahlah..ibu selalu tidak ada waktu untukku. Seiko..bisa kita ganti topik?" pinta Akane.
hubungan Akane dan ibunya memang sedikit tidak harmonis. karena ibunya selalu berada di kantor dan tak pernah ada waktu untuknya, Akane merasa bahwa ibunya tidak peduli dan sayang lagi padanya. jadi terkadang dia bertemu dengan ayahnya secara diam-diam. itu karena ibunya sudah bercerai dengan ayah akane~san dan hak asuh Akane ada di tangan ibunya sehingga ibunya melarang Akane untuk bertemu dengan ayahnya.
"hemm..akane.. sebelum ke kelas memasak. tunggu sebentar ya? aku ingin menyelesaikan oshibanaku"
"iyaa..tenang saja. owh iyaa.bagaimana kalau kamu memberikan kue untuk bibi komugi?"
"iyaa..aku memang berniat ingin memberikan kue untuk bibi komugi"
"lalu..kue apa yang ingin kau berikan untuk bibi komugi?"
"hemm..strawberry shortcake ?"
"yang benar saja...? kamu ingin memberikan kue itu kepada bibi komugi?"
"hehe..itu karena bibi menyukai strawberry.."
saat sedang asyik mengerjakan oshibana dan mengobrol datang akira ke dalam kelas
"Ohayō...Seiko-chaaaan!!! dan Akane~san" sapa Akira-kun.
"owh iyaa...Akira, kenapa kamu tidak ke lapangan? bukankah ada latihan futsal?" akane heran
"memang ada latihan futsal.."jawabnya ringan
"terus..kenapa kamu disini? sudah cepat sanaa...nanti kamu telat akira-kun" perintah seiko
"baik..baik..owh iya, seiko itu kamu bikin baru?"
"tidaaak..."
"owh iyaa..aku duluan ya!!" pergi membawa 2 tas. salah satunya milik tatsuya
"iyaa...dadaaah" jawab seiko dan akane hampir bersamaan.
acara kunjungan berjalan sangat lancar. tinggal acara besok. semoga berjalan lancar juga sesuai rencana para guru dan murid-murid di seika gakkuen. Seiko pun sudah menyelesaikan oshibananya. dan ia juga sudah tau ingin membuatkan kue apa untuk bibi komugi. dan dirumah puun..ia juga sudah memiliki rencana sederhana yang sangaat indah untuk bibi tercintanya, bibi komugi
^_^ ... ^_^
"Ichijo oneechan..bagaimana ini? apa kita bisa melakukannya untuk besok? aku takuut jika gagal.." ucap seiko, nampak nada khawatir
"tenang saja..aku sudah mempersiapkannya adik manis.. kamu cukup melakukan yang terbaik di sekolah. di sini biar kami yang urus..ya kan adik adik??" ichijo berusaha menenangkan seiko
"iyaa..Seiko oneesan. oneesan bisa percaya sama daichi.. "
"terimakasiih semuaaa...."
"sudaaah lebih baik kalian semua kembali ke kamar. sebelum bibi tau.. lagi pula ini sudah larut malam"
semua anak kembali ke kamarnya. bagitupun Seiko. saat tiba di kamar Seiko kembali melakukan 'ritual' kebiasaannya yaitu 'berbicara' dengan bintang malam yang bersinar sangaat terang
"bintang... akuu senang sekali aku masih mempunyai mereka yang menyayangiku.. akuu masih bisa merasakan sebuah kasih sayang dari mereka.. dari orang-orang yang bernasib sama seperti ku.. bintang... aku mohon bahagiakan kabarkanlah kebahagiaanku ini kepada mama.. dan sampaikanlah salam rindu ku padanya.."
ada setitik air mata di pelupuk matanya.. ya, Seiko menangis. nampaknya ia sangaaat merindukan orang tuanya. namuun..ia juga bahagia karena masih bisa memiliki 'keluarga' disini..di hokkaido bersama bibi komugi dan adik-adik serta kaka tercintanya. ia sangat bersyukur kepada Tuhan karena masih memberikan kebahagian yang tak terhingga sampai saat ini. ia yakin, Tuhan pasti sangaat menyayangi dirinya.
^_^ ... ^_^
"Seiko....waah indah sekali strawberry shortcake buatan mu.." ucap Ishida
"terimakasiih...."
"Seiko.. jam berapa bibi komugi datang kemari?" tanya akane
"jam 10.. sebentar lagi.."
"enak yaa...kamu memiliki bibi komugi. yang rela datang kemari demi kamu..sedang ibuku.. aah sudahlah lupakan saja. owh iyaa..kapan kamu akan memberikan kue dan oshibana mu?"
"aku pulang.. saat bibi sampai bibi akan mengabarkanku. dan aku ingin memberikannya waktu kami pulang bersama.."
"owh...semoga rencana mu berjalan lancar ya seiko..."
"terimakasiih akane~chan....." seiko memeluk akane
tak lama kemudian, handphone seiko bergertar. sms masuk....! saat seiko melihat layarnya, tertera tulisan -komugi obasan- Seiko langsung membukanya dan membacanya
seiko...bibi sudah sampai. sebentar lagi acara di ruang mulimedia di mulai. bibi dengar kamu menyumbang sebuah puisi?
seiko tersenyum membacanya. segera ia memekan tombol replay dan membalas sms bibi komugi
iyaa obasan..tapi bukan seiko yang membacanya, teman seiko. seiko hanya di suruh membuatnya. terimakasiih obasan sudah susah payah datang kemari..terimakasih.. :D obasan..seiko ingin pulang bersama obasan nanti. janji ya?
setelah itu seiko mengirimnya. dan tak lama kemudian,ada balasan dari bibi komugi
iyaa seiko sayang..bibi janji.
setelah membaca itu, seiko memutuskan untuk meninggalkan kelas memasak. dan pergi ke kanti fujita untuk membeli bungkusan. kue nya ia titipkan kepada akane~san yang dengan senang hati menerima permintaan titipan darinya.
Akane membantu seiko membungkus kuenya dan memberikan pita cantik. serta menyematkan sebuahkartu ucapan di bungkusannya.
ada sms lagi dari bibi komugi... Seiko langsung pamit dan pergi menuju ruang multimedia. akane yang melihatnya hanya tersenyum melihat tingkah sahabatnya itu..
^_^ ... ^_^
"maaf obasan, aku pasti lama.. maaf sudah membuat bibi menunggu lama.." sambil tersenggal-senggal mengambil nafas
"tidak Seiko... tidak apa-apa Bibi tidak lama menunggu"
sejenak keadaan hening, lalu seiko meminta untuk pulang bersama bibi komugi
"hemmm.. emmm..." ragu... 'uh kenapa sulit untuk berbicara?' dalam hatinya seiko menyesali hal itu
"ada apa seiko? owh iyaa puisi buatan mu yang di bacakan oleh anak tadi sangaaat indah. bibi sampai menangis mendengarnya.." sembari memeluk seiko
lagi-lagi setitik air mata keluar dari pelupuk matanya.. seiko menangis dalam pelukan bibi komugi. bibi komugi menyadari hal itu dan bertanya pada seiko
"seiko...ada apa? mengapa kamu menangis sayang?"
"hiks...hiks.. tidak apa-apa obasan, aku....akuu hanya sangaat senang mempunyai 'ibu' seperti bibi.. aku senang bisa bertemu dengan orang seperti bibi yang mau bersusah payah mengurus kami semuaa... menggantikan peran orangtua kami.. hiks..hiks.." sambil menangis tersedu-sedu mencoba tetap berbicara pada bibi komugi.
"tidak apa-apa..bibi melakukan hal ini karena bibi mencintai hal ini.."
"hemm... bibi ini untuk bibi, mungkin ini tidak ada apa-apanya di banding barang berharga lainnya. tapi aku harap bibi bisa menyimpan ini baik-baik.. " sambil menunjukkan sebuah bingkisan yang terbungkus rapi dengan pita pink. sekeras mungkin seiko tersenyum dan itu semakin membuat matanya 'menghilang'
"daaan..ini kue pesanan bibi.. maaf kalau rasanya tidak sesuai yang bibi harapkan.. tapii aku berusaha membuat nya sebaik mungkin.. mari nanti kita makan sama-sama di panti ya?" pinta seiko
bibi komugi hanya tersenyum melihat seiko.. dan mengiyakan semua permintaannya. mereka pulang bersama-dalam perjalanan pulang. seiko menceritakan semuaa tentang proses pembuatan strawberry shortcake nya. dan bibi komugi pun ikut tertawa mendengar celoteh 'anak' kesayangannya.
^_^ ... ^_^
sesampainya di panti asuhan, bibi komugi tekejut dengan kejutan yang di siap kan anak-anak panti yang lain... hingga bibi komugi menangis melihat mereka semua.
"selamaaat hari ibu.....komugi obasan!!!" teriak anak-anak panti saat bibi komugi sampai di depan gerbang.
"obasaaaan.....daichi sangaaaat sayang dengan obasan... terimakasih sudah mau merawat daichi....." ucapnya dengan senyum di wajahnya. bibi komugi semakin terharu dan menangis mendengar pernyataan daichi
selanjutnya semua anak memeluk bibi komugi dan mengucapkan "selamat hari ibu komugi obasan.." dan mereka pun mengucapkan rasa terimakasihnya masing-masing kepada bibi komugi.
seiko sendiri.. mengucapkannya lagi. meski ia tau...ia sudah mengucapkan semuuuuaaaa nya dalam kartu itu. tapi ia juga ingin mengucapkannya langsung.
setelah kejutan kecil itu selesai, Seiko mengeluarkan puding dari dalam tasnya yang sengaja ia buat untuk anak-anak lain di panti dan memakannya bersama. sementara mereka semua menyantap puding dari seiko. bibi komugi izin ke kamarnya dan membuka semua bungkusan. bibi komugi tidak pernah menyangka akan mendapatkan hari ibu terindah dalam hidupnya. bibi komugi sengaja membuka bungkusan seiko dengan urutan yang terakhir. bibi komugi semakin terharu dengan ini semua..khususnya saat membaca sebuah surat dari seiko
teruntuk komugi obasan tercinta
obasan... terimakasih sudah mau mengurus seiko, sudah mau bersusah payah mengurus dan membesarkan serta menghidupi kami semua..terimakasiih obasan
seiko tau obasan pasti sangat lelah dengan tingkah kami semuaa..
seiko minta maaf atas sikap seiko yang terkadang selalu bikin obasan menangis... bikin obasan kesal dan sebagainya seiko minta maaf obasan
seiko juga mau mengucapkan sangaaat banyaaak terimakasih kepada obasan, makasiih atas kasih sayang tulus obasan selama ini..makasih atas semua perhatian yang obasan kasih kepada seiko , Ichijo oneesan dan semuaa adik-adik disini. terimakasiih obasan...terimakasiih..
seiko sayaaaang sekali sama obasan, sama seperti obasan menyayangi seiko dan adik-adik. seiko berharap jika suatu saat nanti seiko memang harus berpisah dengan obasan, seiko mempunyai orang tua yang seperti obasan... tapi sejujurnya seiko sangat tidak ingin berpisah dengan obasan, meski terkadang rasa itu ada..
obasan... seiko tidak tau harus berbicara apa lagi.. yang pasti seiko sangaaaaaaaaaaat menyayangi obasan. terimakasiih...
terimakasiiih atas segalanya.. dan seiko cuman bisa berkata i love you....komugi obasan
seiko_
saat bibi komugi selesai membaca surat itu...bibi komugi tak dapat menahan butiran-butiran air matanya yang memaksa untuk keluar. tanpa bisa di cegah, air mata itu jatuuh membasahi pipinya yang semakin mengeriput karena usia.bibi komugi tau bahwa seiko dan yang lain juga pasti sangaaat menyayangi dirinya. tapii..dia tidak pernah berfikir kalau cinta mereka kepadanya begituuu besar dan tak dapat di ungkapkan dengan kata-kata.
bibi komugi sangaat berterimakasih kepada Tuhan karena telah mengijinkannya mengenal anak-anak itu...anak-anak istimewa.
sejat saat itu cinta dan kasih sayang dari bibi komugi kepada anak-anak istimewa itu semakin membesar melebihi cinta kepada dirinya sendiri.
^_^ ... ^_^
The End
The End
huaaaa....bagaimana ini? haha XD aneeh? [jawab:ia] hiksuuuh...tadinya ini mau pas bangeet di posting pas hari ibu..eh taunya baru beres sekarang.. huaaa..gomenasai.. -____-"
owh iyaa..komentarnya boleh dongs? haha
owh iyaa satu lagii OBASAN: ada yang bilang itu nenek, ada yang bilang itu bibi.. jadi aku bingung make yang mana, tapi yang aku pake bibi aja deh hehe silahkan cari di google
arigatogozaimashita anata Kore o yonde moraitai
Komentar
Posting Komentar
here, you can share your opinion about this article or about anything from my blog. if you have a question go ask me k? XD
thanks a lot anyway~